Selasa, 18 Februari 2014

.::Mereka Yang Tak Berdaya::.

Mereka diseret
Mereka dipukuli
Mereka ditikam
Mereka dipotong-potong
Tubuhnya dimakan
Mereka dilempari batu hingga mati
Digantung.....

Kejam... sungguh ..kejam...!!!

Suriah belum selesai
Burma belum berkahir
Palestina belum juga usai
Kini muncul lagi tragedi baru

Tragedi kelam yang penuh darah
Pembantantaian muslim yang tak bersalah
Dari sudut desa kecil afrika tengah

Sementara itu...

Disini.....
Di negri yang katanya berpenduduk mayoritas muslim
Hanya duduk santai sambil nonton tv
Rela menahan kantuk di malam hari
Demi menyaksikan barca melwan city

Disni...
Di negri yang katanya berpenduduk mayoritas muslim
Rela menukarkan agama mereka
Hanya karena bisikan-bisikan cinta
Atau....
Demi sebutir  telur dan sebungkus  indomie

Disini pula..
Di negri yang katanya berpenduduk mayoritas muslim
Hanya asik-asikan mengikuti perayaan-perayaan makhluk biadab itu
Demi mendapat predikat gaul

Mereka disana....
Masih berjuang melawan lapar
Mereka disana....
Masih berjuang pertahankan nyawa
Mereka disana...
Masih bersiaga dan ditemani ketakutan
Hanya karena pertahankan keimanannya

Kami disni hanya bisa duduk berpangku tangan
Kami disini hanya bisa berharap
Kami disini hanya bisa menangis
Belum bisa melakuakan apa-apa kecuali doa
Karena inilah senjata kami yang paling ampuh

Kami sebenarnya ingin bertanya....
Manakah suara para penyeru hak asasi manusia itu?
Manakah orang-orang yang katanya penuh cinta kasih itu?
Manakah orang-orang yang katanya cinta akan perdamaian itu??
Mana mereka semua saat saudara kami dibantai dan disembelih??
Tidak ada??? Tidak ada???

Ya... kami tau
Itu hanyalah omong kosong belaka
Tuk menipu saudara-saudara kami yang seiman

Maafkan kami duhai kasihku
Kami belum bisa berbuat apa-apa
Menunggu isntruksi dari atasan
Agar bisa ikut membantu

Namun
Semoga suara kecil ini
Yang kami ucapkan dari sudut negri ampera
Bisa didengar oleh seluruh penduduk negri
Bahwa kalian  sedang merintih kesakitan
Tuk berusaha menolong kalian

Maafkan kami
Sungguh kamipun takut
Akan pertanyaan Allah di hari kiamat kelak

Hai abdullah...
Apa ayng kau lakukan ketika saudaramu di afrika dibantai???
Nonton tv??
Karokean??
Natalan???
Valentine an???
Mesraan dengan pacar??
Atau hanya duduk sambil tersenyum dan berkata
Itu bukan urusan kami....
Na’udzu billah
Adzab apa yang akan Allah timpakan?

Sadarlah wahai kaum muslimin
Mari bersatu dan bantu saudara-saudaramu
Karena jika kalian diam membisu
Merekapun akan menjadikanmu
Bangkai-bangkai yang hancur dan kaku

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar