Sabtu, 15 Februari 2014

Indahnya Kasih Sayang Dalam Islam

Seorang anak datang belajar ngaji pada gurunya, ternyata ia didahului oleh sahabat-sahabatnya yang lain. tanpa ada rasa putus asa ia mengaji. qadarullah karena ia belum lancar, gurunya tidak memindahkan tempat ngajinya dan ia diperintahkan untuk mengulang esok hari.

Wajar keluguan seorang anak, mereka biasa saling mengganggu. Akhirnya salah seorang diantara mereka mengejek sehingga iapun menangis.

Gurunya yang tidak tega, berkata padanya: " dik, jangan nangis, kamu ulangi lagi sebentar ya, sambil mengelus elus kepalanya sebagai tanda bahwa gurunya sangat menyanginya.

Iapun menunggu giliran sahabat-sahabatnya yang lain selesai, hingga tibalah ia pada urutan terakhir untuk mengaji.

Mulailah ia membaca.. أ، ع، ح، هـ،
Namun ternyata sahabat-sahabatnya ingin segera pulang dan bermain. Akhirnya

sahabat-sahabatnya pun meninggalkannya.

Sang guru kemudian melihat tetesan-tetasan air mata mulai membasahi pipi anak manis itu. Hingga guru itu kembali memanggil sahabat-sahabatnya kemudian datanglah mereka, salah seorang diantara berkata:

Ustadz pindahkanlah dia ustdz, jangan dikasih ngaji lagi seraya datang kepada sang guru dan melipat kertas dari buku iqra’nya.

Guru itu tersenyum dan mengatakan iya kamu pindah saja dik da
n bermainlah bersama sahabatmu, tapi ingat diulang-ulang dirumah ya… 

Kerahiman dan kasih sayang guru ini pada muridnya sedikit mengingatkan pada kasih sayang Allah yang begitu luas pada hamba-Nya

Teringat satu hadits
Diriwayatkan bahwa apabila penghuhi surga telah masuk ke dalam surga, lalu mereka tidak menemukan sahabat mereka yang selalu bersama mereka di dunia.

Mereka bertanya kepada Allah Ta'ala tentang sahabat mereka, "Ya Rabb, kami tidak melihat sahabat-sahabat kami sewaktu di dunia (yang) shalat bersama kami, puasa bersama kami, dan berjuang bersama kami."

Maka Allah Ta'ala berfirman: "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarrah." (HR. Ibnul Mubarak dalam kitab "Az-Zuhd")

Yaa rabbi…

Begitu sayangnya Allah pada kita. Olehnya wahai sahabat-sahabatku dan teman perjuanganku, jika suatu saat kalian tidak menemukan keberadaanku dalam surga (namun semoga kita masuk surga semua.. aamiin) tolong carilah aku agar aku bisa bersama kalian di dalamnya. Bermain dan bersama sebagaimana kita pernah berjuang bersama di dunia ini. Sambil bernostalgia akan beratnya perjalanan dan lika-liku hidup ini.

Sahabat……

Tidak ada kata yang bisa ku ucapka kecuali
....
Inni uhibbukum fillah
Ingatlah aku dalam doamu

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar