Senin, 12 Mei 2014

Hukum Mencukur Jenggot Karena Takut Fitnah

Pertanyaan:
Apabila salah seorang dari kami pergi ke negara lain, bolehkah bagi ia untuk mencukur jenggotnya agar ia tidak dikatakan sebagai seorang teroris? Apakah boleh memendekkan jenggot yang lebat?

Jawaban:
Tidak boleh ia melakukan hal itu, kecuali dia takutkan dirinya akan masuk penjara atau dipukuli atau di azab  (jika tidak mencukur  jenggot-Pent). Dalam kondisi seperti ini dia dikatakan dipaksa pada hal yang ia tidak setujui. Dan kondisi “terpaksa” adalah udzur bahkan pada perkara “kekafiran” sebagaimana firman Allah ta’ala:

إِلَّا مَنْ أُكْرِهَ وَقَلْبُهُ مُطْمَئِنٌّ بِالْإِيمَانِ
Kecuali bagi orang-orang yang dipaksa dan hatinya tenang denga keimanan

Juga dalam hadits:

عفي لأمتي عن الخطأ والنسيان وما استكرهوا عليه
Dimaafkan bagi umatku kesalahan, lupa dan sesuatu yang dipaksa baginya

Dan tidak diperbolehkan memendekkan jenggot yang tebal kecuali jenggot itu jelek jika dipandang mata sehingga menjadikan pemiliknya terkenal hanya karena perihal itu.
Wallahu a’lam

Nomor Fatwa: 12950
Abdullah ibn Abdirrahman al Jibrin –Rahimahullah
Penerjemah: Muhammad Ode Wahyu

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar