Sabtu, 31 Mei 2014

Wanita Mengeraskan Suaranya Ketika Sholat

Pertanyaan:
Abu Ahmad Berkata:  Apakah wanita membaca sir (Pelan) disetiap sholatnya? Sebagaimana kita ketahui bahwa membaca pelan di waktu harus dipelankan dan membaca keras diwaktu harus dikeraskan merupakan sunnah dari sholat.

Jawaban:
Perempuan dan laki-laki kedua-duanya dimkasdukan dalam sunnah. Maka bacaan dijaharkan (dikeraskan) diwaktu magrib, isya dan subuh, pada raka’at pertama dan kedua dari sholat magrib dan raka’at pertama dan kedua dari sholat isya. Begitupula pada sholat subuh. Kemudian di sirkan (dipelankan) diwaktu zhuhur, ashar, raka’at ke tiga dari sholat magrib dan raka’at ke tiga dan ke empat dari sholat isya. Ini untuk laki-laki dan perempuan semua (tidak ada perbedaan-pent)

Wanita mengangkat suaranya, jika tidak ada yang ia khwatirkan terjadinya fitnah, tidak ada orang lain kecuali wanita, atau tidak ada seorangpun kecuali dirinya sendiri, atau tidak ada orang lain kecuali hanyalah anak-anak, atau tidak ada orang lain kecuali mahram-mahramnya saja, maka dalam kondisi ini ia menjaharkan (mengeraskan) suaranya. Karena ini merupakan sunnah, laki-laki dan perempuan sama hukumnya.

Fadhilatu asy Syaikh Ibnu Bazz Rahimahullah
Penerjemah: Muhammad Ode Wahyu
Sumber teks: you tube salafi/ https://www.facebook.com/YouTubeSalafi?fref=nf


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar