Jumat, 30 Mei 2014

[Wanita Mengganti Puasa Ramadhan Namun Suami Menggaulinya, Apa hukmnya?]

Pertanyaan:

Seorang wanita mengganti puasa ramadhannya pada suatu hari, akan tetapi ternyata suaminya menggaulinya pada hari tersebut, apakah kewajiban atasnya akibat perbuatan itu? Apakah dia berdosa?

Jawaban:

Baginya mengganti puasa hari itu dan tidak ada kaffarah (denda) baginya serta dia tidak mendapatkan dosa dengan kejadian tesrbut. Karena waktu untuk mengqadha puasa ramadhan sangat panjang waktunya. Para ulama menyebutkan bahwa seorang wanita tidak boleh berpuasa pada hari selain bulan ramadhan kecuali dengan izin suaminya. Adalah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha terkadang menqhadha puasa ramadhannya hingga bulan sya’ban karena kesibukannya mengurusi rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Wallahu a’lam

Asy Syaikh Dr. Abdullah Ibnu Abdirrahman al Jibriin rahimahullah
Penerjemah: Muhammad Ode Wahyu

Sumber: https://www.facebook.com/benjebreen?ref=ts&fref=ts 

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar