Minggu, 01 Juni 2014

Renungan Pagi Ini

Sahabat...
Pernahkah engkau berfikir akan beratnya masalah bangsa ini?
Kalau engkau berfikir demikian, pasti engkau kan merasa sedih dengan semua problematika yang ada
Mari kita jujur dan merenung, jujurlah hatimu dan jauhkan dari kesombongan
Bangsa kita ini penuh dengan seribu satu masalah, seribu satu musibah, seribu satu keanehan yang tidak pernah terselelsaikan
Sementara kita hanya duduk tertawa dengan berita-berita yang disuguhkan bahwa kita negara maju, kita negara kuat, kita negara berkembang, namun ternyata hanya untuk mengurus satu masalah, selalu kandas di tengah jalan

Sahabat...
Tidakkah engkau merasa bahwa ini hanyalah pembodohan? Pembodohan untuk mencari simpatimu demi tahta dan kekuasaan kemudian meninggalkanmu terlantar
Kalau saja para pejuang dahulu rela mengorbankan darah, harta dan nyawa mereka untuk kemerdekaan bangsa ini, itu demi kita semua agar kita bisa tersenyum berada dalam kemerdekaan.
Tidak dijajah, tidak diinjak dan tidak dibodoh-bodohi

Sahabat...
Jika engkau memang merasa perlu untuk membalas jasa-jasa mereka, bukan dengan mengheningkan cipta lalu engkau hanya berpangku tangan, atau menjual aset-aset kekayaan bangsamu demi kekayaan pribadimu

Stop!!!!
Engkau tidak hidup sendiri...
Di sudut kotamu ada beberapa anak yatim sedang mengharapkan bantuanmu
Di bawah kolong jembatan hidup manusia-manusia yang tidak memiliki rumah
Di tepi sungai hidup masyarakat yang butuh pasokan air bersih, mereka hidup disitu, minum dari air sungai itu, mencuci dari air sungai itu, buang hajatpun di sungai itu

Sahabat...
Apakah engkau mau dijajah lagi atau hidup merdeka?
Apakah negaramu harus dikuasai terus oleh orang-orang asing?
Apakah engkau mau terus di bodoh-bodohi?
Hanya demi uang atau jabatan.. yakinlah,,, engkau akan menyesal nantinya
Cepat atau lambat

Sahabat...
Terakhir ingin ku katakan
Di hadapanmu kini ada perlombaan mencari kekuasaan itu
Kita bukanlah orang-orang yang menginginkan kekuasaan
Tapi kita menginginkan orang-orang yang berkuasa memikirkan bangsa ini
Olehnya pilihlah orang-orang yang memikirkan rakyat, bukan orang-orang yang ingin menjual bangsa ini pada pihak asing


Sekian dan salam

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar