Jumat, 04 Juli 2014

Sikat Gigi Dengan Pasta Gigi Saat Berpuasa, Batalkah Puasa?

Pertanyaan:

Syaikh Utsaimin Rahimahullah pernah ditanya, apa hukum penggunan pasta gigi di siang hari bulan ramadhan?

Jawaban:

Tidak mengapa menggunakan pasta gigi ketika menggosok gigi bagi seorang yang berpuasa jika pasta gigi tersebut tidak masuk pada saluran pencernaan. Akan tetapi lebih utama untuk tidak menggunakannya, karena dia memiliki pengaruh (rasa) yang kuat dan terkadang sampai pada saluran pencernaannya, kadang seseorang tidak menyadarinya.

Oleh karena itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam pernah berkata kepada Qaith Ibnu Shabrah:

بالغ في الاستنشاق إلا أن تكون صائماً  

“Bersungguh-sungguhlah ketika menghirup air  ke hidung (pada saat wudhu) kecuali jika engkau berpuasa.”

Oleh karena itu lebih utama untuk tidak menggunakannya. Maka jika seseorang tidak menggunakannya sampai dia berbuka maka dia telah menghilangkan apa yang dia khawatirkan dari hal-hal yang dapat merusak pusanya.

Beliau juga pernah berkata:

لا بأس أن ينظف الصائم أسنانه بالفرشاة والمعجون، لكن نظراً لقوة نفوذ المعجون ينبغي أن لا يستعمله الإنسان في حال الصيام، لأنه ينزل إلى الحلق والمعدة من غير أن يشعر به الإنسان، وليس هناك ضرورة تدعو إليه، فليمسك حتى يفطر، ويكون عمله هذا في الليل لا في النهار، لكنه في الأصل جائز، ولا بأس به.

Tidak mengapa seorang yang berpuasa membersihkan giginya dengan menggunakan sikat gigi berpasta. Akan tetapi melihat pada kuatnya pengaruh pasta gigi sebaiknya seseorang tidak menggunakannya ketika dia sedang berpusa. Karena rasa dari pasta itu turun kekerongkongan dan perut dalam keadaan seseorang tidak mengetahuinya. Dan ini bukanlah perkara darurat.

Maka hendaknya ia tidak menggunakannya sampai dia berbuka puasa. Jadi sebaiknya dilakukan pada malam hari dan jangan di siang hari. Akan tetapi hukum asalnya boleh-boleh saja.

Sumber: Majmu’ Fatawa dan Rasail Ibnu Utsaimin Juz 9 Halaman 263

Diterjemahkan dari Situs: http://www.muslm.org

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar