Jumat, 05 September 2014

Kumpulan Hari-Hari

Aku hanyalah kumpulan hari-hari
Sehari berlalu, semakin dekat aku kan mati
Malam ini atau mungkin esok hari
Aku tak tahu kapan ajalkan  meghampiri
Namun ia slalu menanti

Di bumi ini, di seberang sungai musi
Aku yang berdiri seorang diri
Tak tahu apa yang kan terjadi di esok hari
Hanya berkawan hidup yang penuh misteri

Fitnah, selalu keras menghantam dan melukai
Datangnyapun tak disadari
Seolah hanyalah mimpi-mimpi
Yaa Rabbi... Lindungi aku yang seorang diri ini

Kucoba tulis sajak ini
Mencoba menyusun kata-kata yang terurai
Agar tersusun menjadi kalimat-kalimat yang berarti

Besok... perjalanan baru kan kumulai
Tapi mungkin saja ia adalah perjalan terakhir di alam ini
Maka bagi yang pernah tersakiti oleh lisan ini
Maafkanlah manusia yang lemah ini
Khilaf dan salah menjadi kawanku sehari-hari

Malam ini....
Mungkin malam ini...
Yaa Rabbi.... Aku tak bisa memberi rekomendasi untuk diriku sendiri
Surgakah atau neraka, yaa Rabbi... aku tak tahu kemana aku kan kembali

Sementara dosa-dosa ini belum pasti Engkau ampuni
Sementara masih banyak pula yang memiliki hak padaku yang belum sempat kulunasi
Dan aku sibuk dengan berbagai kenikmatan dunia yang membohongi

Akan tetapi..
Mungkin tidur panjang di malam ini
Adalah akhir dari cerita dari hidup ini

Lalu kalian semua bilang,,, Wahyu sahabatku telah pergi
Hanya amalan-amalannya  di dunia yang diandali
Untuk bekal di negeri abadi
Sayang, itu juga belum tentu di terima ilahi

Allahumma ighfirli...
--------------------------------------

Al Faqqiru Ilaa maghfirati Rabihi
Abu ‘Ukasyah Wahyu al Munawiy


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar