Kamis, 09 April 2015

Apa Tanggapan dan Nasehat Syaikh Ibnu Bazz rahimahullah Mengenai Para Akhawat Yang Militan Dalam Dakwah???



Pertanyaan:

ما رأيكم في المرأة والدعوة إلى الله عز وجل؟

“Bagaimana pendapat anda mengenai wanita dan dakwah mereka di jalan Allah azza wajalla?

Jawaban:

المرأة كالرجل عليها واجبها في الدعوة إلى الله والأمر بالمعروف والنهي عن المنكر, والأدلة من القرآن والسنة تعم الجميع إلا ما خصه الدليل, وكلام أهل العلم واضح في ذلك.

“Hukum kewajiban wanita bedakwah sama dengan kewajiban laki-laki berdakwah di jalan Allah, menyeru kepada kebaikan dan melarang kemungkaran. Dalil-dalil dalam al-Qur’an dan sunnah menunjukkan keumuman hal ini, kecuali ada dalil yang mengkhususkannya. Adapun perkataan para ulama jelas dalam masalah ini.

ومن أدلة القرآن في ذلك قوله تعالى:  وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ   

Dalil dari al-Qur’an misalnya:

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar.” (QS. At-Taubah: 71)

وقوله عز وجل: كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali-Imran: 110)

فعليها أن تدعو إلى الله بالآداب الشرعية التي تطلب من الرجل , وعليها مع ذلك الصبر والاحتساب لقول الله سبحانه : { وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ } وقوله تعالى عن لقمان الحكيم أنه قال لابنه : { يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَى مَا أَصَابَكَ إِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ }

“Maka hendaklah ia berdakwah ke jalan Allah dengan adab-adab syar’iyyah sebagaimana yang dibebankan kepada kaum pria. Hendaklah para muslimah senantiasa bersabar dan berbuat baik sebagaimana firman Allah, “Dan bersabarlah sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersabar.” Juga sebagaimana nasehat Luqman al-Hakim kepada anaknya: “Wahai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu Termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS. Luqman: 17)

ثم عليها أيضا أن تراعي أمرا آخر وهو: أن تكون مثالا في العفة والحجاب والعمل الصالح, وأن تبتعد عن التبرج والاختلاط بالرجال المنهي عنه - حتى تكون دعوتها بالقول والعمل عن كل ما حرم الله عليها.

“Kemudian, hendaknya juga setiap muslimah yang berdakwah menjaga beberapa hal yang lain. Yaitu hendaknya mereka senantiasa menjaga iffah (kesucian) mereka, menjaga hijab, beramal shalih serta menjauhi diri dari bertabarruj dan ikhtilath ( campur baur) antara wanita dengan laki-laki serta melarang untuk berbuat yang demikian. sehingga wanita itu dapat berdakwah melalui lisan dan perbuatannya atas segala apa yang diharamkan Allah.

Sumber:

-          Ad-Durar ats-Tsariyyah Min al-Fatawa al-Barizah: 71-22
-          Majmu’ al-Fatawa: 7/324



0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar