Rabu, 08 April 2015

Nasyid Mars Tarbiyah Wahdah Islamiyyah?? Apa Hukum Mendengarkan dan Menasyidkannya?




Pertanyaan:

ما حكم استماع أشرطة الأناشيد الإسلامية؟؟

“Bagaimana hukum mendengarkan kaset-kaset yang berisikan nasyid-nasyid islami??

Jawaban:

الأناشيد تختلف فإذا كانت سليمة ليس فيها إلا الدعوة إلى الخير والتذكير وطاعة الله ورسوله ودعوة إلى حماية الأوطان من كيد الأعداء والإستعداد للأعداء و نحو ذلك فليس فيها بأس

“Hukum mendengarkan nasyid-nasyid berbeda-beda hukumnya. Adapun jika nasyid itu nasyid yang salim (baik-pent) tidak terkandung di dalamnya kecuali dakwah pada kebaikan, dzikir, ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya atau seruan untuk menjaga Negara dari tipu daya musuh dan besiap siaga dari serangan mereka atau semisalnya maka hal itu tidak mengapa untuk di dengarkan.”

أما إذا كان فيها غير ذلك من دعوة إلى المعاصى واختلاط النساء بالرجال أو تكشفهن عندهم أو أي فساد كان فلا يجوز

“Adapun jika seandainya nasyid-nasyid itu di dalamnya mengandung selain yang disebutkan tadi misalnya seruan kepada kemaksiatan, campur baur antara laki-laki dengan wanita, atau memperlihatkan aurat-aurat mereka dihadapan mereka, atau segala jenis kserusakan lainnya maka itu tidak  boleh.

Sumber: Fatawa Syaikh Ibnu Baz dalam kitab beliau: ad-Durar ats-Tsariyyah Min Fatawa al-Barizah: 20

-----------------------------

Dari kami:

Hukum asalnya adalah kembali pada hukum semula. Dalam kaidah ushuliyyah di sebutkan

الأصل بقاء ماكان على ماكان      

“Hukum asal sesuatu kembali atau menetap pada hukum asalnya.”

Jika hukum asalnya adalah sesuatu yang halal maka perkara itu adalah sesuatu yang halal. Dia tidak akan berubah menjadi haram kecuali sebab lain yang merubahnya sebagaimana pernyataan syaikh Ibnu Bazz rahimahullah di atas atau dilakukan secara berlebih-lebihan. Sebab sesuatu yang berlebih-lebihan diharamkan dalam islam.

Hukum melantunkan sama dengan hukum mendengarkannya.

wallahu a'lam bish-showab

3 komentar:

Silahkan Memberi komentar