Sabtu, 19 Desember 2015

Semua Memiliki Masa



Saat itu kita hanyalah anak-anak
Yang kita rasa hari ini, dahulu hanyalah angan dan cerita
Kitapun mencoba menerawang

Sekarang
Hari ini adalah nyata
Masa kanak-kanak itu tinggal cerita dan kenangan

Waktu terus berputar
Oh ternyata, kini kita sudah punya anak
Saat itu kita hanyalah anak kecil yang lugu dan polos
Katanya, jadi orang tua itu begini dan begitu
Sekarang kita sudah merasakan khayalan-khayalan itu
Khayalan bagaimana rasanya menjadi orang dewasa

Saat itu kita masih bersama kawan-kawan remaja
Berjalan bersama, tertawa dan bermain sambil muraja’ah hafalan
Sesekali bahas akhwat, ingin sekali menikah
Karena kita tidak ingin pacaran
Aah masa itu, lucu
Kini hanyalah kenangan

Sekarang bukan cuma nikah, anakpun sudah ada
Walhamdulillah
Kawan-kawan remaja dulu kini berlomba
Belomba memperlihatkan undangan pernikahannya
Berlomba memperlihatkan undangan akikahan anaknya
Lalu
Kebersamaan dengan kawan-kawan itu tinggal cerita
Cerita, yang tersimpan dalam memori dzikrayaat
Masa yang indah tak mungkin terlupa
Ah, kenangan, masa lalu
Mungkin sudah kau ceritakan pada kekasih hatimu
Istri solehamu

Aku membatin
Itu adalah masa lalu yang masanya telah terlewati
Sekarang menjadi cerita dan kenangan

Lalu…. 
Esok umur ini akan berakhir bagaimana?
Esok raga ini akan kemana?
Esok, diakhirat akan bagaimana?
Sementara semua itu memiliki masa
Pasti kita rasakan
Seperti yang kita rasakan dahulu

Ku coba muhasabah diriku
Ternyata banyak dosa yang aku lakukan
Aib-aib beriring mengotori diriku,
Tak tahu, apakah Allah sudah mengampuniku?
Ya salam…. Ampuni aku ya Rabb

Tangan ini masih tercium bau busuknya karena dosa
Lisan ini masih basah karena dosa
Mata ini, telinga ini, semuanya pernah ku lakukan untuk dosa
Yaa Allah, ampuni aku

Sementara kutahu cacing tanah siap menyantap tubuhku
Sementara ku tahu tanah liat kan menjadi rumahku
Dan ku tahu, disana semua orang akan meninggalkanku
Tinggal aku dan amalanku

Dunia ini singkat tapi paling menentukan
Dimanakah diri ini dari merindukan surga
Dimanakah diri ini dari ketakutan akan azab neraka
Dimanakah diri ini dari taubat kepada-Mu Yaa Allah

Yaa Allah
Jadikanlah diriku dan semua yang baca pesan kecil ini
Sebagai sarana memuhasabah diri kami dan pengampunan dosa kami
Yaa Allah Engkaulah Dzat Yang Mengampuni segala dosa

……………………
Masih di seberang Musi dan Ampera

Abu Ukasyah Wahyu al-Munawy

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar