Minggu, 20 Maret 2016

Doa Tidak Terkabul, Karena Hati Mati Disebabkan 10 Perkara Ini, Silahkan Periksa



                                                    
                                             
فقد مر إبراهيم بن إسحاق- رضي الله عنه- بسوق البصرة، فاجتمع إليه الناس، وقالوا له يا أبا إسحاق: مالنا ندعو فلا يستجاب لنا ..!!

Pada suatu hari Ibrahim Ibnu Ishaq radhiyallahu ‘anhu melewati pasar Bashrah, sehingga orang-orang yang berada di pasar saat itu berkumpul padanya. Mereka berkata, “Wahai Abu Ishak, mengapa jika kami berdoa, doa kami tidak dikabulkan?!!”.

فقال لهم : لأن قلوبكم ماتت بعشرة أشياء :

Dia berkata: Karena hati kalian telah mati disebabkan sepuluh perkara:

الأول : عرفتم الله تعالي فلم تؤدوا حقه

Pertama: Kalian tahu bahwa Allah itu ada, tapi kalian tidak menunaikan hak-hak-Nya.

والثاني : زعمتم أنكم تحبون رسوله صلى الله عليه وسلم وتركتم سنته

Kedua: Kalian mengaku mencintai Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam, tapi kalian justru meninggalkan sunah-sunahnya.

والثالث : قرأتم القرآن ولم تعملوا به

Ketiga: Kalian membaca al-Qur’an, tapi kalian tidak beramal dengannya.

والرابع : أكلتم نعمة الله تعالي ولم تؤدوا شكرها

Keempat: Kalian memakan sesuatu yang merupakan pemberian dan nikmat-nikmat dari Allah, tapi kalian tidak bersyukur pada-Nya.

والخامس: قلتم أن الشيطان عدوكم ووافقتموه

Kelima: Kalian mengatakan bahwa syaithan adalah musuh kalian, tapi kalian justru sepakat dengannya (menjauhi syariat Allah dan meragukan dengan janji-janji-Nya).

والسادس: قلتم أن الجنة حق ولم تعملوا لها

Keenam: Kalian mengatakan surga itu benar adanya, tapi kalian tidak beramal untuk mendapatkannya.

والسابع : قلتم أن النار حق ولم تهربوا منها

Ketujuh: Kalian mengatakan bahwa neraka benar adanya, namun kalian tidak berusaha lari darinya.

والثامن : قلتم أن الموت حق ولم تستعدوا له

Kedelapan: Kalian mengatakan bahwa kematian adalah kebenaran yang pasti terjadi , tapi kalian tidak beramal untuk mempersiapkan diri untuknya.

والتاسع : إذا انتبهتم من النوم اشتغلتم بعيوب الناس ونسيتم عيوبكم

Kesembilan: Jika kalian telah terbangun dari tidur-tidur kalian, kalian menyibukkan diri dengan aib-aib manusia dan kalian melupakan aib-aib kalian sendiri.

والعاشر : دفنتم موتاكم ولم تعتبروا بهم

Kesepuluh: Kalian menguburkan mayat-mayat saudara kalian, tapi tidak mengambil ibrah/pelajaran darinya.

Sumber: Dairatu Ma’arifi al-Usrati al-Muslimah: 33/582 (Maktabah Syamilah)


Penerjemah: Abu Ukasyah Wahyu al-Munawy

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar