Selasa, 19 April 2016

Mengenakan Pakaian Yang Berparfum Mengandung Alkohol Membatalkan Shalat?



Pertanyaan:

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
Apakah menggunakan parfum  yang mengandung alkohol untuk pakaian, menyebabkan tidak sahnya shalat? Semoga Allah membalas kebaikan kalian.

Jawaban:

Tidak mengapa menggunakan parfum yang mengandung alkohol pada badan ataupun pakaian. Hal tersebut juga tidak mempengaruhi keabsahan shalat. Para ulama berbeda pendapat tentang kenajisan khamar, apakah dia merupakan sesuatu yang najis secara dzatnya atau secara maknawi?

Ketika Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin rahimahullah ditanyakan kepadanya tentang kenajisan khamar, beliau berkata:

“Hukum asal segala sesuatu adalah suci, hingga adanya dalil yang menjelaskan atas kenajisannya. Jika tidak ada dalil yang menunjukkan kenajisannya, maka dia kembali pada hukum asalnya yaitu suci. Namun dia (khamar) merupakan sesuatu yang khabats (kotor) ditinjau dari segi maknanya.

Sesuatu yang haram tidak berarti menunjukkan kenajisannya. Tidakkah engkau melihat bahwa racun itu haram untuk diminum? Akan tetapi dia bukanlah sesuatu yang najis. Maka kaidahnya, setiap yang najis itu adalah sesuatu yang haram, namun yang haram tidak berarti dia merupakan sesuatu yang najis.

Beranjak dari sini, kami katakan bahwasanya parfum-parfum yang mengandung alkohol dan semisalnya bukan merupakan sesuatu yang  najis.  Sebab khamar dzatnya bukanlah sesuatu yang najis, sebagaimana perkataan yang kami katakan sebelumnya. Sehingga parfum-parfum yang mengandung alkohol itu juga bukan merupakan sesuatu yang najis. (Majmu’ Fatawa Syaikh al-Utsaimin: 11/252)

Syaikh Muhammad Ibnu Shalih al-Utsaimin pernah di tanya juga:

Parfum-parfum yang mengandung alkohol, jika telah tsabit adanya, bolehkah dikenakan pada pakaian lalu keluar untuk shalat?

Beliau menjawab:

“Hendaknya engkau mengetahui bahwasanya khamar yang murni bukanlah sesuatu yang najis, dan tidak wajib untuk mencucinya pada pakaian dan tidak juga pada badan. Jika engkau telah memahami hal itu, maka parfum-parfum yang mengandung alkohol itu walau takarannya cukup besar, bukanlah sesuatu yang najis. (Liqaa Baab al-Maftuh: 176 pertanyaan nomor 4)

Wallahu a’lam.

Penerjemah: Abu Ukasyah Wahyu al-Munawy

Sumber:

Website Fatwa Islam Sual Wa Jawab Di Bawah Pengawasan Syaikh Shalih al-Munajid hafizhahullah


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar