Senin, 12 Desember 2016

Syarah Umdatul Ahkam || Bab Dukhuli al-Khalai Wa al-Istithabah || Hadits Ke 11



Syarah Umdatul Ahkam
Halaqah Ke 11
Kitab Thaharah
Bab Dukhuli al-Khalai Wa al-Istithabah

Hadits No. 11

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ - رضي الله عنه - : أَنَّ النَّبِيَّ - صلى الله عليه وسلم - كَانَ إذَا دَخَلَ الْخَلاءَ قَالَ : (( اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ ))

Dari Anas Ibn Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam apabila beliau hendak masuk ke dalam al-Khala (WC) maka beliau berdoa dengan mengucapkan “Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khabaits (Yaa Allah lindungilah aku dari syaithan laki-laki dan syaithan perempuan).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pelajaran:

1. Anjuran berdoa dan meminta perlindungan kepada Allah dari gangguan syaithan sebelum masuk ke dalam WC, sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melakukannya.

2. Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang mendapatkan ishmah (perlindungan) dari Allah tetap meminta perlindungan dari Allah karena khawatir keburukan terjadi pada diri beliau, maka setiap muslim harus lebih khawatir lagi pada dirinya. Sebab syaithan selalu berusaha untuk menajiskan dirinya agar ibadahnya tidak sah. (Taudhihul Ahkam: 1/195)

3. Sebagian ulama ahli ushul berpendapat bahwa lafazh Kaana (كان) menunjukkan bahwa perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yang berulang-ulang dan terus menerus setiap kali hendak masuk WC. (Syarah Umdatul Ahkam Karya Syaikh Dr. Sa’ad Ibn Nashir : 45)

4. Terdapat dua riwayat mengenai doa beliau (الخبث والخبائث):

·         Riwayat pertama dengan mensukunkan huruf “ba” sehingga di baca minal Khubtsi yang bermkana suatu jenis najis

·         Riwayat kedua huruf “ba” datang dalam bentunk dhommah sehingga di baca minal Khubutsi yang bermakna syaithan-syaithan laki-laki, sedangkan khabaits adalah syaithan-syaithan perempuan. (Syarah Umdatul Ahkam Karya Syaikh Dr. Sa’ad Ibn Nashir : 45)

5. Hadits ini menjelaskan satu dzikir yang dianjurkan untuk dibaca bagi setiap muslim saat hendak masuk wc, yaitu “Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khabaits (Yaa Allah lindungilah aku dari setan laki-laki dan setan perempuan).”


6. Tempat-tempat yang kotor merupakan tempat tinggal syaithan. (Taudhihul Ahkam: 1/195)

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar