Rabu, 07 Desember 2016

Tadabbur Ayat Pilihan 18 || Surah al-Hijr: 36-40 || Jangan Malas Meminta Pada-Nya



Tadabbur Ayat Pilihan 18 || Surah al-Hijr: 36-40
Jangan Malas Meminta Pada-Nya

Allah azza wajalla berfirman:

قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (٣٦) قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ (٣٧) إِلَى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ (٣٨)

“Berkata Iblis: "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan. Allah berfirman: "(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguhan, sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan.” (QS. Al-Hijr: 36-38)

Faidah:

1. Ayat ini menunjukkan bahwa hendaknya seorang mu’min tidak malas berdoa dan meminta kepada Allah azza wajalla.

2. Allah mengabulkan permintaan Iblis yang telah mengingkari perintah-Nya hingga menjadi seburuk-buruk makhluk-Nya. Karena itu hendaknya seorang hamba juga tidak merasa pesimis atas doa yang ia panjatkan karena khawatir Allah tidak mengabulkan permintannya. Jika Iblis yang merupakan makhluk-Nya terburuk Allah kabulkan, maka bagaimana dengan seorang mu’min yang taat kepada-Nya?

Syaikh Prof. Dr. Nashir Ibn Sulaiman al-Umar hafizhahullah ketika mentadabburi ayat ini ia berkata:

إذا وسوس الشيطان لك بأن الله لن يجيب دعاءك بسبب ذنوبك فقل قد استجاب لك وأنت شر خلقه : قال ربي فأنظرني إلى يوم يبعثون * قال فإنك من المنظرين

“Apabila Syaithan memberi was-was kepadamu bahwa Allah tidak akan pernah mengabulkan permintaanmu karena dosa-dosamu, maka katakanlah (pada syaithan itu) bahwa Allah telah mengabulkan permintaanmu sedang engkau adalah seburuk-buruk makhluk-Nya. Allah azza wajallan berfirman: “Iblis berkata, "Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan.” (Salah satu cuitan Twiter Syaikh Prof. Dr. Nashir Ibn Sulaiman al-Umar tertanggal: 17-11-2016)

3. Jika doa-doa yang kita panjatkan belum juga dikabulkan oleh Allah, maka berhusnuzhanlah pada-Nya, bersabar, terus berdoa, dan jangan berpuutus asa dari keluasan rahmat-Nya. Sebab Allah azza wajalla pasti akan menagabulkan doa setiap hamba-Nya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ الْعَبْدَ لِيَدْعُو اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ فَيُعْرِضُ عَنْهُ وَيَدْعُوهُ فَيُعْرِضُ عَنْهُ ثُمَّ يَدْعُوهُ فَيَقُولُ لِمَلائِكَتِهِ أَبَى عَبْدِي أَنْ يَدْعُوَ غَيْرِي يَدْعُونِي فَأُعْرِضُ عَنْهُ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدِ اسْتَجَبْتُ لَهُ

“Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, sesungguhnya ada seorang hamba yang berdoa kepada Allah azza wajalla, namun Allah sedang marah padanya sehingga Allah menolak doanya, lalu hamba itu berdoa lagi, namun Allah masih juga menolaknya, lalu kemudian hamba itu berdoa lagi hingga Allah berkata kepada para Malaikat-Nya: “Hamba-Ku enggan untuk berdoa kepada selain-Ku, ia selalu berdoa dan Aku menolaknya, maka persaksikanlah kali ini aku telah mengabulkan doanya.” (HR. Thabarani)


0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan Memberi komentar